Festival Terpopuler Di Eropa Paling Unik dan Menarik Sayang Untuk Dilewatkan

Daya tarik Eropa ini tidak hanya pada tempat wisatanya yang indah saja namun festival yang ada di sini pun memberikan pengalaman yang tidak kalah memukau. Tidak heran jika jutaan orang tiap tahunya berdatangan ke Eropa agar bisa menikmati serunya festival yang ada. Wisatawan  pun tidak hanya boleh menonton saja, namun yang paling menarik adalah turut serta dalam perayaan unik ini. Berikut adalah daftar festival terpopuler di Eropa yang sangat sayang untuk Anda lewatkan:

Running Bull Spanyol

Anda pasti sudah pernah lihat gambaran ini di Tv. Segerombolan orang yang dikejar-kejar banteng di jalanan kota Spanyol. Bukannya cari perlindungan, mereka malah menantang banteng dan kemudian lari sepanjang jalan. Yang pada akhirnya mereka ditubruk banteng yang tentu saja larinya lebih kencang. Sering berujung luka-luka, namun festival lari banteng ini begitu populer. Adrenalin yang mengalir rupanya menghilangkan perasaan khawatir akan luka dan bahkan kehilangan nyawa sekalipun.

Kingsday Belanda

Dalam bahasa setempat disebut Koningsdag, adalah festival rakyat Belanda yang merayakan ulang tahun ratu dan raja mereka. Festival meriah ini mulanya dikenal dengan istilah Koninginnedag (Quensday), karena memang kelahiran ratu merekalah yang dirayakan. Tapi setelah ratu turun tahta dan digantikan oleh putra mahkotanya, maka diganti menjadi Hari Raja. Yaitu pada tanggal 27 apirl setiap tahunnya.

Pesta seharian dirayakan oleh penduduk Belanda. Ada pergelaran musik, konser, dan pawai. Orang-orang juga boleh berjualan bebas tanpa dipungut pajak. Dari makanan, barang bekas hingga koleksi unik bisa anda temui di pasar rakyat ini. Festival akan ditandai dengan warna oranje disetiap sudut negara. Baju, topi dan kaca mata akan bercorak oranje.

Bloemen Corso : Festival Bunga di Belanda

Festival Bunga di Belanda (Bloemen Corso). Yang paling terkenal bagi wisatawan adalah wisata bunga Tulip. Namun begitu masih banyak festival bunga di Belanda yang tidak kalah menarik. Seperti

  • Festival Varend Corso. Dimana perahu-perahu dihiasi warna-warni bunga dan tanaman hias lain. Selain bunga, buah-buahan dan sayuran juga digunakan menghias festival yang berlangsung 3 hari ini. Dari para petani, penjual dan indusrti tanaman berpartisipasi memeriahkan acara yang diadakan di awal bulan Agustus. Anda bisa temui festival Varend Corso di Westland, Delft dan Den Haag. Karena selama 3 hari, perahu berkeliling kota-kota itu melalui kanal-kanal cantik. Penonton bisa menikmati pemandangan bagus dari tepi kanal, gratis.
  • Bloemen Corso Bolenstreek. Festival ini juga berlangsung selama 3 hari. Dalam parade ini, mobil dihiasi dengan pernak-pernik menarik dari bunga-bunga dan tanaman hias yang berasal dari daerah setempat. Jalur parade Bloemen Corso akan melewati daerah Keukenhof, taman bunga tulip yang terkenal itu. Jadi kalau mau berkunjung ke Keukenhof, coba lihat jadwal festival ini, karena dia diadakan setiap musim semi.
  • Keukenhof, seperti disinggung diatas, Keukenhof merupakan taman bunga tulip terbesar di dunia, dengan hamparan tata taman yang luar biasa indah. Namun satu yang biasanya kurang dapat perhatian adalah tema dari taman tersebut. Karena setiap tahun Keukenhof memiliki tema festival sendiri. Jadi di dalamnya ada satu kumpulan bangunan yang mempertotonkan berbagai bidang industri kerajinan bunga. Andapun bisa ikut workshop dan expo menarik lainnya.
  • Bloemen Corso Zundert. Mungkin ini festival bunga yang paling spektakuler di dunia. Karena peserta mencoba membuat berbagai macam hiasan sebaik bagus mungkin dari bahan bunga. Mulai dari karakter, hewan dan alat transportasi coba mereka tiru. Hasilnya sangat memukai, karena mereka dibuat “hidup”, dengan teknik suara serta lampu dan asap akan membuat satu tontonan yang sangat menyenangkan. Festival berlangsung pada akhir musim panas, sekitar awal bulan september.

Cannes Film Festival

Festival film mahsyur di tepi laut Mediterania ini sangat cocok anda kunjungi jika  ingin menikmati suasana subtropis pantai Eropa. Berlangsung di bulan Mei, menjadikan suasana sangat cocok untuk jalan-jalan. Tidak begitu panas, tapi cukup sinar matahari  yang menghangatkan.

Letaknya yang jauh dari Paris, akan membuat kunjungan ke Cannes agak repot. Oleh karenanya padukan dengan kunjungan ke Monaco, Nice, St Tropez dan  sejumlah kota di pesisir pantai Mediterania. Niscaya liburan anda di Eropa akan semakin berkesan.

La Tomatina

Festival ini ada di Spanyol dimana festival ini sering diadakan setiap tahunnya.  Dari namanya saja Anda sudah tahu jika festival ini melibatkan tomat dengan jumlah yang banyak. Dalam perayaan ini orang-orang akan saling melemparkan tomat satu sama lainnya dimulai pukul 11 siang sampai dengan 11 malam.

Mardi Grass, Italia

Festival ini menjadi yang paling populer di Eropa. Festival bermula sejak tahun 1162 sehingga disebut sebagai festival paling tua. Di acara ini masyarakat berdandan dengan menggunakan kostum dan juga topeng abad pertengahan yang mana menyuarakan isi hati mereka.

Cooper Hill’s Cheese Rolling and Wake Festival

Sesuai dengan namanya, festival ini diselenggarakan di Cooper Hill, Inggris. Festival ini melibatkan keju namun tidak dalam jumlah yang besar. Berbeda dengan festival La Tomatina yang ada di Spanyol, festival ini tidak saling melempar keju namun justru melempar keju 3 kg. Keju ini digelindingkan dari bukit sehingga peserta harus menangkapnya sebelum keju tersebut sampai ke kaki bukit.

Wife Crying Championship

Meski tergolong aneh, festival ini menjadi festival terpopuler di Eropa. Festival ini dilakukan setiap tahunnya. Meski populer, asal usul dari festival ini masih simpang siur. Peserta harus menggendong istri mereka dan berlomba untuk bisa menyelesaikan track kurang lebih 253,5 meter.

Kite Festival of Berck-Sur-Mer

Festival terpopuler di Eropa ini ada di Perancis. Festival layang-layang ini diselenggarakan setiap tahun dan dilaksanakan selama sembilan hari berturut-turut. Sepanjang sembilan hari kota Berck-Sur-Mer ini akan dipenuhi dengan layang-layang aneka warna.

Cascamorras

Spanyol memiliki festival yang unik dimana merupakan perayaan atas perselisihan yang terjadi di Guadix dan Baza, Italia.  Di dalam festival ini seorang Guadix akan dipilih untuk mencuri patung dan peserta lainnya berusaha menggagalkan pencurian tersebut. Peserta juga harus dilumuri dengan larutan minyak hitam yang licin.

Oktoberfest

Festival ini ada di Jerman dan berlangsung selama belasan sampai puluhan hari mulai bulan September sampai Oktober. Festival ini diselenggarakan di Munich, Eropa sehingga menarik ribuan sampai dengan jutaan wisatawan mancanegara untuk bisa datang ke Jerman.

Wisatawan dan masyarakat di sini bisa minum beer sepuasnya dan menikmati berbagai pertunjukan musik dan arak-arakan kendaraan yang sudah dihias dengan indah. Inti dari perayaan ini adalah peserta harus menenggak bergelas-gelas beer  yang diadakan beberapa hari berturut-turut.

Tomorrowland

Festival dansa elektronik terbesar di dunia yang mana diselenggarakan di Boom Belgia. Tomorrowland ini berlangsung selama dua hari. Tiket dari festival ini cepat habis sehingga jika ingin mengikuti festival ini dan kehabisan tiket harus siap mengikuti festival ini di tahun berikutnya.

Melt Festival

Di festival ini musik akan terus diputar nonstop dengan kemasan kerlap-kerlip pertunjukan cahaya malam yang luar biasa. Festival ini juga menyediakan banyak tempat untuk berkemah dan dengan landscape air mancur dan juga danau untuk bersenang-senang siang hari dan sebagai pendingin diri di bawah terik matahari di musim panas.

Lowlands

Festival ini ada di dataran rendah Belanda dan menjadi festival musik terbaik. Festival ini akan diisi oleh Gorillaz, Kendrick Lamar, Stormzy dan Tom Odell. Berlangsung di musim panas, tepatnya awal-awal bulan agustus. Dengan sistem perkemahan, festival ini sangat terkenal oleh anak muda. Sehingga sering kali tiket ludes berbulan-bulan sebelum hari H.

 

Demikianlah beberapa festival terpopuler di Eropa yang sayang untuk Anda lewatkan, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply